Liga Spanyol
Madrid - Masalah penunggakan pembayaran gaji pemain oleh klub ternyata tak hanya terjadi pada Levante. Tercatat 103 klub di Liga Spanyol menunggak pembayaran dan enam di antaranya berada di divisi utama.
Seperti diberitakan sebelumnya, kompetisi Liga Spanyol terancam tertunda. Muncul ancaman pemogokan dari Asosiasi Pemain Spanyol (Asociacion de Futbolistas Espanoles atau AFE) menyusul nasib beberapa pemain Levante yang gaji belum dibayar.
Masalah penunggakan gaji pemain ternyata tak cuma menerpa klub yang sudah terdegradasi dari divisi utama itu. Di dua divisi teratas Liga Spanyol kini total ada 22 klub yang bermasalah dengan pembayaran gaji pemain, dan lima di antara klub tersebut bahkan berlaga di divisi utama alias La Liga Primera.
Di Dua divisi teratas tersebut, total ada 233 pemain yang tersendat pembayaran gajinya dengan total jumlah uang yang harus dibayarkan sebesar 38.465.376 euro atau sekitar Rp 557,3 miliar. Demikian seperti dikutip dari as, Rabu (23/7/2008).
Untuk Levante saja, jumlah utang yang harus mereka bayarkan sebagai gaji pemain berjumlah 16.056.784 euro atau sekitar Rp 232,6 miliar. Tak diketahui klub mana saja yang masih menunggak pembayaran pemain, namun jumlah tunggakan untuk lima klub lainnya diketahui masing-masing berjumlah 3.332.530 euro, 1.178.884 euro, 760.000 euro, 216.625 dan paling kecil 168.000 euro.
"Dengan penuh hormat, mereka (klub) memiliki waktu hingga 31 untuk membayar. Nama-nama yang tidak memenuhi kewajibannya akan diketahui pada tanggal 30," ungkap Presiden AFE, Gonzalez Movilla.
Jika ditotal dari seluruh strata kompetisi profesional yang ada di Spanyol, data klub yang bermasalah dengan pembayaran pemainnya ternyata sangat mencengangkan. Total ada 850 pemain dari 103 klub mengalami masalah serupa.

0 comments:
Post a Comment