Kualifikasi Piala Dunia 2010

Buenos Aires - Pahitnya kekalahan nyaris dirasakan Argentina saat menjamu Paraguay di Monumental, Buenos Aires, Minggu (7/9/2008). Kedua tim menyudahi pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Argentina dalam posisi tertinggal saat pertandingan belum genap berjalan 15 menit. Gabriel Heinze yang pergerakannya diganggu Nelson Haedo Valdez secara tidak sengaja menyundul bola ke arah gawangnya sendiri di menit 13. Paraguay pun memimpin 1-0.

Sebelumnya, tim Tango sempat mengancam gawang Justo Villar lewat tendangan bebas Juan Roman Riquelme di menit ke delapan yang hanya mengenai mistar.

Berada dalam posisi tertinggal, Argentina pun bermain lebih menyerang. Namun sejumlah peluang yang dimiliki Lionel Messi cs gagal membuahkan hasil.

Paruh pertama laga di Buenos Aires ini juga diwarnai aksi tekel mematikan Carlos Tevez. Striker Manchester United itu beruntung tidak langsung mendapat kartu merah karena mengasari Enrique Vera dari belakang di menit 17.

Memasuki babak kedua, Argentina masih melanjutkan usaha mereka menjebol gawang lawan. Jerih payah mereka membuahkan hasil tepat ketika pertandingan berjalan satu jam setelah Sergio Aguero berhasil memaksimalkan umpan Messi untuk melesakkan bola ke sudut gawang Villar.

Tekanan Argentina berlanjut, demikian juga dengan Paraguay yang ingin mencuri kemenangan. Meski kedua tim menciptakan sejumlah peluang, skor 1-1 tetap bertahan.

Sesaat sebelum pertandingan rampung, kartu merah keluar dari kantung wasit Simon Carlos untuk Tevez yang kembali melakukan tekel berbahaya kepada Dario Veron.

Kembali diusirnya Tevez ini membuat catatan negatifnya bersama Argentina bertambah panjang. Sejauh ini, ia sudah dua kali diusir dalam tiga partai internasionalnya bersama Argentina.

Susunan Pemain:
Argentina: Abbondanzieri (Carrizo 15), Demichelis, Coloccini, Heinze (Aguero 46), Zanetti, Cambiasso, Mascherano, Di Maria (Diaz 46), Riquelme, Messi, Tevez

Paraguay: Villar, Veron, Morel (Torres 46), Caceres, Riveros, Da Silva, Santana, Barreto, Cardozo (Lopez 72), Vera, Valdez.

0 comments: