Calderon Berat Melepas Robinho
Liga Spanyol
Ramon Calderon akhirnya angkat bicara mengenai kepindahan Robinho ke Manchester City. Presiden Real Madrid itu mengaku dirinya tidak mempunyai pilihan untuk melepas striker Brasil itu ke City.
Dalam kesempatan itu, Calderon mengaku mengambil keputusan melepas Robinho karena tidak tega melihat kondisi mantan striker Santos itu. Meski mengaku berat melepasnya, namun Calderon tidak bisa berbuat banyak.
"Robinho mengalami masalah moral yang lebih peting dibanding keinginan kami," ujar Calderon seperti dilansir AP, Rabu (3/9/2008).
"Ketika kami berbicara mengenai kondisinya, dia menangis dan meminta pergi dari Spanyol," tambah Calderon.
Terkait dengan aksi mogok yang dilancarkan Robinho, Calderon sebenarnya mengaku kecewa. Atas kejadian itu pula yang membuat Madrid semakin bulat melepaskan striker mungil Brasil itu.
"Kepergiannya dari Madrid bukan hanya untuk menjaga motivasinya, namun ada hal lain yang membuat kami mengambil keputusan itu. Hal terpenting adalah bahwa skuad tidak terpengaruh oleh seorang peain yang akan membuat kami jatuh," tutup Calderon.
Robinho sendiri akhrinya resmi berkostum Manchester City setelah Madrid menyetujui tawaran sebesar 40 juta poundsterling. Striker yang bernama lengkap Robson de Souza bergabung dengan Madrid sejak 2005 lalu. Selama tiga musim membela Los Merengues, Robinho telah bermain 101 kali dan mencetak 25 gol

0 comments:
Post a Comment