Beijing - Keputusan pengadilan arbitasi olahraga (CAS) yang memenangkan klub dalam kasus perebutan pemain untuk Olimpiade disesalkan FIFA. Turnamen dikhawatirkan menjadi kacau.
"Saya sangat kecewa. Saya tak bisa memahami keputusannya begini, ketika Olimpiade akan dimulai, karena sekarang kita berada dalam situasi yang sangat sulit," ujar Presiden FIFA Sepp Blatter kepada Reuters sebelum sesi pertemuan IOC di Beijing, Kamis (7/8/2008).
Dari kasus perebutan tiga pemain, Rafinha (Brasil), Lionel Messi (Argentina), dan Diego (Brasil), CAS memutuskan bahwa klub-klub mereka, yakni Schalke 04, Barcelona, dan Werder Bremen, berhak menentukan apakah mereka bisa main di Olimpiade atau tidak.
"Kalau keputusan ini berlaku untuk semua pemain yang ada di sini, maka kita tak puna turnamen Olimpiade," tambah Blatter.
Lebih lanjut ia mengatakan, situasi menjadi rumit karena klub-klub yang membiarkan pemainya bermain di Olimpiade akan meminta kompensasi finansial.
"Inikah semangat Olimpiade?" tukas Blatter yang juga anggota IOC. "Kita tak bisa membiarkan hal ini terjadi. Kita tak mungkin melihat mereka pulang hanya sehari sebelum Olimpiade dimulai. Ini bisa membahayakan turnamen."

0 comments:
Post a Comment